Lindungi Mata Pencaharian Warga, Ketua GIBAS Cimahi Harapkan Dialog Terbuka Terkait Relokasi UMKM


 CIMAHI — Ketua Gibas Kota Cimahi sekaligus Ketua RW 14, Nurdin Hidayat, menyatakan dukungannya terhadap langkah penataan aktivitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang digulirkan di wilayah Kota Cimahi. Ia menilai keberadaan sektor usaha ini sangat vital dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat secara mandiri.

​Pernyataan tersebut disampaikan oleh Nurdin Hidayat seiring dengan rekam jejak organisasi masyarakat (ormas) Gibas yang telah mendampingi para pelaku UMKM di Kota Cimahi selama hampir satu dekade terakhir. Para pelaku usaha binaan ini tersebar merata di berbagai lingkungan masyarakat penjuru Kota Cimahi.

​Komitmen Jaga Ketertiban dan Harapan Solusi Relokasi

​Dalam prinsipnya, para pelaku UMKM menyatakan kesiapan penuh untuk mematuhi setiap arahan dan instruksi pemerintah daerah. Kepatuhan ini terutama difokuskan pada upaya menjaga ketertiban, keamanan, kenyamanan, serta kelancaran aktivitas umum masyarakat.

​Dukungan Penuh Ketertiban: "Yang penting kami mengikuti apa yang diperintahkan dan diinstruksikan. Harapannya semuanya tetap rapi dan lancar," ujar Nurdin Hidayat.

​Perhatian Khusus Relokasi: Mengingat beragamnya sarana dan peralatan usaha yang menjadi sumber penghidupan utama keluarga pedagang, ia berharap opsi relokasi dipikirkan secara matang.

​Ruang Usaha Berkelanjutan: Nurdin Hidayat menekankan pentingnya dialog terbuka antara pemerintah dan pedagang agar lokasi baru nantinya tetap strategis dan tidak mematikan mata pencaharian warga.

​Optimisme Kolaborasi Pemerintah dan Pelaku Usaha

​Melalui komunikasi yang baik serta kolaborasi yang melibatkan berbagai pihak, Nurdin Hidayat optimis penataan kawasan dapat berjalan secara aman, tertib, dan humanis. Penataan yang adil diyakini tidak akan mengorbankan mata pencaharian warga, melainkan justru memberikan ruang bagi UMKM di Kota Cimahi untuk terus berkembang serta meningkatkan kesejahteraan keluarga.


(Red).

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Total Tayangan Halaman

REDAKSI

Fakta Realita News

youtube

Translate