Semarak Kemerdekaan dan Maulid Nabi di Bandung Barat: Aswin Gelar Tabligh Akbar Penuh Khidmat


 BANDUNG BARAT — Perpaduan khidmatnya nilai-nilai keagamaan dan semarak nasionalisme mewarnai rangkaian acara yang dihelat oleh Aswin Bandung Barat. Bertempat di Kantor Sekretariat Aswin, Kampung Campaka, Desa Cimareme, Kabupaten Bandung Barat, perhelatan akbar sukses digelar untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, acara haul, sekaligus menyemarakkan HUT ke-81 Republik Indonesia, Sabtu malam (22/8).

​Acara yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh jajaran tokoh agama, tokoh masyarakat, para ustaz, santri, hingga ratusan jemaah dari berbagai kalangan.

​Kolaborasi Iman, Ilmu, dan Semangat Kebangsaan

​Kemeriahan malam itu dibuka dengan lantunan ayat suci Al-Qur'an oleh Ustaz Agus Ismail Maulida dan disemarakkan oleh alunan merdu selawat dari grup hadroh Al-Ghaziayah. Suasana semakin syahdu saat memasuki sesi tausyiah yang disampaikan oleh Ustaz Ade Wahyudin dan KH Dede Saepudin, S.Pd.I.

​Dalam ceramahnya, KH Ade Wahyudin menekankan pentingnya fondasi keimanan dalam mengarungi kehidupan modern.

​“Sehebat apa pun manusia di dunia ini, jika tidak beriman dan berakhlak, maka semuanya akan sia-sia,” tegasnya di hadapan para jemaah.

​Beliau juga menyoroti pentingnya peran serta aktif keluarga dan masyarakat dalam mengatasi krisis pendidikan masa kini, seraya mengajak warga untuk terus menghidupkan majelis taklim sebagai sarana memperdalam ilmu agama dan mempererat silaturahmi.

​Perlombaan Rakyat Warnai Siang Hari

​Sebelum puncak acara keagamaan di malam hari, keseruan sudah terasa sejak Sabtu siang. Aswin Bandung Barat menggelar berbagai perlombaan tradisional yang diikuti dengan antusias oleh kaum ibu dan anak-anak di sekitar lingkungan sekretariat.

​Perlombaan Agustusan ini tidak hanya merayakan HUT ke-81 RI, tetapi juga mempererat rasa kekeluargaan dan gotong royong antarwarga.

​Momentum Mempererat Kebersamaan

​Ketua Aswin Bandung Barat, Budiana (yang akrab disapa Budi Jabrig), bersama penyandang dana utama kegiatan, Tatan Saepuloh, mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat. Budi Jabrig berharap kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, melainkan membawa dampak nyata bagi warga sekitar.

​“Peringatan Maulid Nabi adalah momentum meneladani akhlak Rasulullah, sementara HUT Kemerdekaan adalah wujud syukur atas jasa para pahlawan. Keduanya kita padukan untuk mempererat silaturahmi dan menebar manfaat bagi lingkungan,” ujar Budi Jabrig.

​Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama demi keselamatan, keharmonisan, dan kemajuan bangsa, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh warga yang hadir hingga akhir acara.


(Lilis).

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Total Tayangan Halaman

REDAKSI

Fakta Realita News

youtube

Translate