GARUT, 4 November 2026 – Isu dugaan perselingkuhan yang menyeret nama Ketua DPRD Garut kembali menyita perhatian publik. Perkembangan terbaru mengungkap kemunculan bukti percakapan WhatsApp baru yang mengarah pada dugaan aliran uang serta interaksi intens antarpihak terkait.
Berdasarkan potongan tangkapan layar percakapan yang beredar, muncul pengakuan mengenai transaksi uang dari figur berinisial D dan E kepada AY dengan nilai mencapai puluhan juta rupiah. Temuan ini memicu tanda tanya besar di tengah masyarakat mengenai maksud dan latar belakang pemberian uang tersebut, serta kaitannya dengan klarifikasi yang sempat disampaikan ke publik sebelumnya pada 9 Desember 2024.
Bantahan Pihak Terkait dan Uji Otentisitas
Sebelumnya, AY bersama kuasa hukumnya telah melayangkan bantahan keras. Pihaknya menegaskan bahwa komunikasi melalui pesan singkat tersebut hanyalah percakapan biasa. Mereka menilai narasi yang berkembang liar di masyarakat telah merugikan nama baik secara signifikan.
Meski begitu, para pengamat dan praktisi hukum menilai keaslian bukti digital, konteks komunikasi, hingga kebenaran dugaan transaksi uang wajib diuji secara transparan dan objektif agar tidak menimbulkan spekulasi sepihak. Prinsip praduga tak bersalah tetap harus dijunjung tinggi guna memberikan ruang klarifikasi yang adil bagi seluruh pihak.
Aliansi Mahasiswa Siapkan Laporan Resmi ke Dewan Kehormatan
Menanggapi kejanggalan yang terus bergulir, aliansi mahasiswa dan aktivis daerah dikabarkan tengah mengonsolidasikan gerakan massa. Tidak hanya menggelar aksi penyampaian aspirasi, mereka juga berencana membawa persoalan ini ke jalur formal dengan melaporkannya ke Dewan Kehormatan (DK) DPRD Garut.
Langkah pelaporan ini diambil guna mendorong lembaga etik legislatif melakukan penelaahan, pemeriksaan, dan klarifikasi kelembagaan secara menyeluruh.
Publik kini menanti ketegasan serta profesionalisme Dewan Kehormatan DPRD Garut dalam menyikapi persoalan yang menyangkut marwah, etika, dan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga perwakilan rakyat.
(Dania)