BANDUNG — Warga di sejumlah wilayah Bandung Raya dan Cimahi dibuat gempar oleh suara dentuman misterius dan getaran yang terjadi pada Jumat dini hari, 5 September 2026. Fenomena yang terjadi di tengah malam ini sontak memicu kecemasan dan menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial.
Berdasarkan pantauan dari linimasa media sosial, suara gemuruh dan dentuman tersebut dirasakan cukup kuat hingga membuat kaca rumah serta jendela warga bergetar selama beberapa waktu. Bahkan, beberapa warga melaporkan fenomena unik seperti air pembuangan AC yang ikut bergetar akibat kuatnya guncangan tersebut.
Di tengah kepanikan dan spekulasi yang beredar, banyak warga yang menghubungkan suara misterius ini dengan aktivitas vulkanik, mengingat adanya laporan dan citra satelit yang menunjukkan aktivitas letusan Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. Terlebih lagi, eskalasi aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau dilaporkan mengalami peningkatan dengan amplitudo gempa letusan yang melonjak signifikan sejak pukul 00:20 WIB.
Kendati demikian, pihak berwenang terus menghimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak panik, serta tidak langsung percaya pada informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Masyarakat di sekitar kawasan Selat Sunda dan pesisir juga diingatkan untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dan tidak mendekati pantai selama status aktivitas vulkanik masih berlangsung, terutama di tengah keterbatasan alat pemantauan seperti seismograf dan CCTV di sekitar lokasi gunung.
Hingga saat ini, warga masih saling berbagi informasi resmi guna memantau perkembangan situasi terkini demi keamanan bersama.
(Red).
