CIMAHI — Langkah humanis namun tetap tegas ditunjukkan oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kota Cimahi, M. Syamsul Ma'arif, A.P., M.A.P.
Pada hari ini, Sabtu, 19 September 2026, beliau memimpin langsung kegiatan penertiban lingkungan yang menyasar para pedagang kaki lima (PKL) melanggar aturan di sejumlah ruas jalan vital Kota Cimahi.
Rangkaian Kegiatan Penertiban Hari Ini:
Apel dan Doa Bersama: Kegiatan dimulai tepat waktu dengan apel kesiapan anggota di lapangan yang diawali dengan doa bersama untuk memohon kelancaran dan keselamatan dalam bertugas.
Pendekatan Humanis & Dialog Terbuka: Dalam arahannya, Syamsul Ma'arif menekankan pentingnya mengedepankan pendekatan persuasif. Petugas di lapangan tidak hanya menertibkan, tetapi juga berdialog secara langsung dengan masyarakat serta para pedagang demi menciptakan kesadaran bersama.
Aksi Sosial di Lapangan: Di sela-sela penertiban, suasana humanis semakin terasa ketika Kasatpol PP dan Damkar turut menyempatkan diri memberikan bantuan langsung kepada penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS), seperti pengemis dan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang kebetulan ditemui di lokasi penertiban.
"Jauh dari arogansi, penertiban ini lebih kami arahkan pada kegiatan sosialisasi dan edukasi. Tujuannya jelas, yakni menciptakan kondusivitas, ketertiban, dan kenyamanan di wilayah jalan vital Kota Cimahi," ujar Syamsul Ma'arif di sela-sela kegiatan.
Melalui pendekatan yang mengedepankan dialog dan empati ini, diharapkan para pelaku usaha di ruang publik dapat semakin sadar hukum tanpa merasa dihakimi, sehingga keindahan dan ketertiban Kota Cimahi tetap terjaga secara berkelanjutan.
(Red).
